Langsung ke konten utama

Kau yang Telah Lepas dari Genggaman

Hai
Kabar baik kah kamu?
Baru kemarin kita bertemu setelah perpisahan itu
Perpisahan yang kukira akan membuatku lega
Apa kamu merasa lebih baik tanpa aku?
Kulihat memang tak ada yang berubah denganmu
Mungkin hanya aku yang merasa lebih baik bersamamu

Maaf
Karna terlalu penasaran akan hari-harimu
Terlalu ingin tahu segala tentangmu
Dan kugenggam kau terlalu erat
Namun membuatmu ingin terlepas

Kini
Takkan ada lagi sosokmu
Sosok yang telah bersemayam di relungku sejak tiga tahun lalu
Yang selalu kunanti untuk bertemu
Sampai detik ini pun masih begitu
Namun kau lepaskanku
Memintaku mencari penggantimu
Mencari yang pantas untukku

Aku rindu
Ingin kubelai rambut ikalmu lagi
Ingin kulihat kau di depan pintu rumahku lagi
Ingin kudengar kau katakan rindu padaku lagi
Ingin kubersandar di bahumu lagi
Ingin kunikmati malam minggu dan kopi bersamamu lagi
Ingin kuhabiskan malamku melihatmu tertidur lewat panggilan video lagi
Ingin kulihat kau datang membawa bunga di hari kelulusanku lagi
Ingin kulihat kau bersujud, menjadi makmum ayahku lagi
Ingin kudengar nyanyianmu ketika kubersedih lagi
Ingin kurasakan genggaman tanganmu ketika kumerajuk lagi

Jakal, 26 Januari 2018



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Afraid

Disappointed? Yeah. You've been broke my trust. Hurt? a little bit. But I've been hurted someone more than this in the past. I guest it's fair. Afraid? of course, yes. I'm afraid for lossing you, maybe. Or I'm afraid to be hurt? I don't know. After all of them... I don't know why I still love you I still wanna be with you I still accept you to be my boyfriend, my partner, my wish Nothing's changed But, I still afraid Can you keep your promises? Can you pass our boring moment? Would you still love me the same?

This is Me

Hai, aku seorang gadis yang terlahir dari keluarga yang lengkap secara kasat mata. Ya, aku memiliki bapak, aku punya ibu, dan dua adik perempuan. Mungkin kalian membayangkan hidupku yang....ya mungkin terlihat baik-baik saja. Karena memang aku tak menceritakan keluargaku ke semua orang. Aku harap setelah kalian tau keluargaku tak kan ada yang merubah pandangan kalian terhadapku, itulah secuil harapanku tiap kali aku bercerita kepada teman dekatku. Adik pertamaku lahir pada Desember 2003. Aku memang mendambakan seorang adik lucu sejak dulu. Dan aku amat sangat bersyukur dia dilahirkan ke dunia ini. Bapak dan ibu tak pernah membedakan kami walaupun usia kami terpaut 6 tahun. Ya, jarak usia yang tak sedikit.  Aku ingat, ketika itu aku masih kelas 2 sd. Sepulang sekolah aku hanya meletakkan tasku lalu mencari adikku kemanapun dia pergi. Entah di depan rumah, rumah simbah, rumah tetangga, kemanapun. Aku selalu merindukan adik kecilku itu. Adikku sangat lucu walaupun pendiam. Dia tidak ...