Langsung ke konten utama

Melepaskanmu

Kala itu
Kembali lagi kau lepaskanku pergi
Kata kata itu
Sampai kini pun masih terngiang
Kata kata yang tak pernah terlintas olehku
Kau lontarkan dengan segala keangkuhanmu
Sejak saat itu
Kumulai ambil langkah seribu
Menjauh darimu
Dan hal hal tentangmu
Karna setiap ku mengingatmu
Selalu terdengar suara suara kejam itu
Kau tau rasanya?
Rasanya tak ingin ku mengenal lelaki lagi
Aku takut
Orang yang kukira mencintaiku dengan kelembutannya
Mengakhiri semuanya dengan belatinya
Cukup
Biarkan luka ini mengering dulu
Sampai suatu hari nanti
Kusiap menyambut orang lain yang datang lagi
Trimakasih, tlah kau ajarkan aku cara untuk memaafkan dan mengikhlaskan
Selanjutnya, biarkan ku belajar untuk melupakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Afraid

Disappointed? Yeah. You've been broke my trust. Hurt? a little bit. But I've been hurted someone more than this in the past. I guest it's fair. Afraid? of course, yes. I'm afraid for lossing you, maybe. Or I'm afraid to be hurt? I don't know. After all of them... I don't know why I still love you I still wanna be with you I still accept you to be my boyfriend, my partner, my wish Nothing's changed But, I still afraid Can you keep your promises? Can you pass our boring moment? Would you still love me the same?

Kau yang Telah Lepas dari Genggaman

Hai Kabar baik kah kamu? Baru kemarin kita bertemu setelah perpisahan itu Perpisahan yang kukira akan membuatku lega Apa kamu merasa lebih baik tanpa aku? Kulihat memang tak ada yang berubah denganmu Mungkin hanya aku yang merasa lebih baik bersamamu Maaf Karna terlalu penasaran akan hari-harimu Terlalu ingin tahu segala tentangmu Dan kugenggam kau terlalu erat Namun membuatmu ingin terlepas Kini Takkan ada lagi sosokmu Sosok yang telah bersemayam di relungku sejak tiga tahun lalu Yang selalu kunanti untuk bertemu Sampai detik ini pun masih begitu Namun kau lepaskanku Memintaku mencari penggantimu Mencari yang pantas untukku Aku rindu Ingin kubelai rambut ikalmu lagi Ingin kulihat kau di depan pintu rumahku lagi Ingin kudengar kau katakan rindu padaku lagi Ingin kubersandar di bahumu lagi Ingin kunikmati malam minggu dan kopi bersamamu lagi Ingin kuhabiskan malamku melihatmu tertidur lewat panggilan video lagi Ingin kulihat kau datang membawa bunga di hari...

This is Me

Hai, aku seorang gadis yang terlahir dari keluarga yang lengkap secara kasat mata. Ya, aku memiliki bapak, aku punya ibu, dan dua adik perempuan. Mungkin kalian membayangkan hidupku yang....ya mungkin terlihat baik-baik saja. Karena memang aku tak menceritakan keluargaku ke semua orang. Aku harap setelah kalian tau keluargaku tak kan ada yang merubah pandangan kalian terhadapku, itulah secuil harapanku tiap kali aku bercerita kepada teman dekatku. Adik pertamaku lahir pada Desember 2003. Aku memang mendambakan seorang adik lucu sejak dulu. Dan aku amat sangat bersyukur dia dilahirkan ke dunia ini. Bapak dan ibu tak pernah membedakan kami walaupun usia kami terpaut 6 tahun. Ya, jarak usia yang tak sedikit.  Aku ingat, ketika itu aku masih kelas 2 sd. Sepulang sekolah aku hanya meletakkan tasku lalu mencari adikku kemanapun dia pergi. Entah di depan rumah, rumah simbah, rumah tetangga, kemanapun. Aku selalu merindukan adik kecilku itu. Adikku sangat lucu walaupun pendiam. Dia tidak ...